rachmat

Current Date:27 October, 2020

Tutorial Lengkap Cara Menggunakan Array pada Bahasa Pemrograman PHP

PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memprogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.
5
(5)

Hallo sobat, tulisan kali ini Saya ingin membahas tentang bagaimana cara menggunakan Array pada bahasa pemrograman PHP. Array adalah sebuah media penampungan data yang dibuat melalui sebuah function, array sendiri merupakan salah satu elemen yang sangat penting di semua bahasa pemrograman. Semua aplikasi yang sudah terintegrasi dengan database, ketika ingin menampilkan data dengan jumlah besar, data tersebut harus di tampung terlebih dahulu ke dalam Array, lalu di looping untuk di tampilkan ke layar aplikasi. Analogi sederhana dari Array yaitu Keluarga, sebuah keluarga terdiri dari Ayah, Ibu & Anak-anaknya.

Array terdiri dari 2 jenis yaitu Standard Array dan Multiple Array (Multidimensi). Berikut ini Saya berikan contoh cara menampilakan Array dengan baik dan benar:

Standard Array

<?php
/* Membuat variabel $buah bertipe array, index/key ditentukan */
$buah[2] = "Anggur";
$buah[3] = "Jeruk";
$buah[5] = "Pepaya";
echo $buah[3]; 

/* Hasilnya: Jeruk */
?> 
<?php
/* Membuat variabel $buah bertipe array, index/key tidak ditentukan */
$buah = array("Anggur","Pepaya","jeruk","Rambutan");
echo $buah[0];
echo "<br>";
echo $buah[3];

/*  Hasilnya:
Anggur
Rambutan
*/
?> 
<?php
/* Membuat variabel $buah bertipe array, index/key tidak ditentukan */
$buah[] = "Anggur";
$buah[] = "Rambutan";
$buah[] = "Pepaya";
$buah[] = "Pisang";
echo $buah[1];
echo "<br>";
for($i=0;$i<count($buah);$i++){
echo "buah #$i: ".$buah[$i]."<br>";
}

/* Hasilnya:
Rambutan 
buah #0: Anggur 
buah #1: Rambutan 
buah #2: Pepaya 
buah #3: Pisang 
*/
?> 
<?php
/* Membuat variabel $alamatbertipe array, index/key tidak ditentukan  berupa text*/
$alamat['rachmat'] = "Jakarta";
$alamat['rizki'] = "Medan";
$alamat['hadi'] = "Surabaya";
echo $alamat['rachmat'];

/*  Hasilnya: Jakarta */
?> 

Multiple Array (Multidimensi)

<?php
$motor['honda'][0] = "Beat";
$motor['honda'][1] = "Supra X 125 ";
$motor['honda'][2] = "Vario";
$motor['yamaha'][0] = "Mio";
$motor['yamaha'][1] = "Vixion";
for($i=0;$i<count($motor['honda']);$i++){
echo $motor['honda'][$i];
echo "<br>";
}

/* Hasilnya:
Beat
Supra X 125
Vario
*/
?> 

Itulah beberapa contoh kode PHP untuk menampilkan Array, gimana menurut Anda? Mudah-mudahan Anda paham ya.

Data yang ada di dalam Array dapat di manipulasi, PHP telah menyediakan banyak function canggih untuk melakukan itu. Namun pada tulisan ini, Saya hanya akan membahas function yang paling sering digunakan saja, di antaranya seperti: array, array_combine, array_diff_key, array_diff, array_merge, array_pop, array_push, array_rand, array_reverse, array_search, array_shift, array_unique, array_unshift, count, each, in_array, sort, rsort, shuffle.

Yuk, mari kita bahas satu persatu function array di atas langsung dengan contohnya.

Array

Keyword ini berfungsi untuk membuat array seperti yang sudah di bahas di atas sebenarnya, Namun dalam penggunaan keyword ini Anda juga bisa Mixed seperti contoh di bawah ini.

<?php
$array = array(1, 1, 1, 1, 1, 8 => 1, 4 => 1, 19, 3 => 13);
print_r($array);

/* Hasilnya: Array ( [0] => 1 [1] => 1 [2] => 1 [3] => 13 [4] => 1 [8] => 1 [9] => 19 )   */
?> 

array_combine

Keyword ini berfungsi untuk membuat array baru dengan menggunakan array sebagai key dan array lainnya sebagai nilai.

<?php
$a = array('green', 'red', 'yellow');
$b = array('avocado', 'apple', 'banana');
$c = array_combine($a, $b);
print_r($c);

/* Hasilnya: Array ( [green] => avocado [red] => apple [yellow] => banana ) */
?> 

Baca Juga: Cara Membuat Koneksi PHP 7 ke SQL Server

array_diff_key

Keyword ini berfungsi untuk mengurangi array dengan array lainnya dengan menggunakan key sebagai pembanding.

<?php
$array1 = array(1=>'kuning', 3=>'hijau', 5=>'merah');
$array2 = array(3=>'orange', 4=>'pink');
$array3 = array_diff_key($array1, $array2);
print_r($array3);

/* Hasilnya: Array ( [1] => kuning [5] => merah ) */
?> 

array_diff

Keyword ini berfungsi untuk menghitung beda dari suatu array dengan menggunakan nilainya sebagai pembanding.

<?php
$array1 = array('merah','hijau','kuning');
$array2 = array('orange','merah','pink');
$array3 = array_diff($array1, $array2);
print_r($array3);

/* Hasilnya: Array ( [1] => hijau [2] => kuning */
?> 

array_merge

Keyword ini berfungsi untuk menggabungkan atau menyatukan array-array.

<?php
$array1 = array('merah','hijau','kuning');
$array2 = array('orange','merah','pink');
$array3 = array_merge($array1, $array2);
print_r($array3); 

/* Hasilnya: Array ( [0] => merah [1] => hijau [2] => kuning [3] => orange [4] => merah [5] => pink ) */
?> 

array_pop

Keyword ini berfungsi untuk mendelete elemen terakhir suatu array.

<?php
$buah = array("orange", "banana", "apple", "raspberry");
array_pop($buah);
print_r($buah); 

/* Hasilnya: Array ( [0] => orange [1] => banana [2] => apple ) */
?> 

array_push

Keyword ini berfungsi untuk menambah satu atau lebih elemen baru di akhir array.

<?php
$stack = array("orange", "banana");
array_push($stack, "apple", "raspberry");
print_r($stack);

/* Hasilnya: Array ( [0] => orange [1] => banana [2] => apple [3] => raspberry ) */
?> 

array_rand

Keyword ini berfungsi untuk mengambil satu atau lebih secara random nilai suatu array.

<?php
$input = array("Neo", "Morpheus", "Trinity", "Cypher", "Tank");
$rand_keys = array_rand($input, 2);
echo $input[$rand_keys[0]] . "<br>";
echo $input[$rand_keys[1]] . "<br>"; 

/* Hasilnya: Random Value */
?> 

array_reverse

Keyword ini berfungsi untuk menghasilkan array dengan susuan elemen terbalik.

<?php
$input = array("satu","dua","tiga","empat");
$output = array_reverse($input);
print_r($output); 

/* Hasilnya: Array ( [0] => empat [1] => tiga [2] => dua [3] => satu ) */
?> 

array_search

Keyword ini berfungsi untuk mencari nilai pada nilai elemen-elemen array, jika sukses hasilnya berupa key.

<?php
$array = array(0 => 'blue', 1 => 'red', 2 => 'green', 3 => 'red');
$key = array_search('green', $array);
echo "key-print-A = ".$key."<br>";
$key = array_search('red', $array);
echo "key-print-B = ".$key;

/* Hasilnya: 
key-print-A = 2
key-print-B = 1
*/
?> 

Baca Juga: Membuat RESTful API Sederhana dengan PHP

array_shift

Keyword ini berfungsi untuk mendelete elemen awal suatu array.

<?php
$stack = array("orange", "banana", "apple", "raspberry");
$fruit = array_shift($stack);
print_r($stack); 

/* Hasilnya: Array ( [0] => banana [1] => apple [2] => raspberry ) */
?> 

array_unique

Keyword ini berfungsi untuk menghapus elemen array yang nilainya sama.

<?php
$warna = array("orange", "merah", "hijau", "merah");
$warna2 = array_unique($warna);
print_r($warna2); 

/* Hasilnya: Array ( [0] => orange [1] => merah [2] => hijau ) */
?> 

array_unshift

Keyword ini berfungsi untuk menambah satu atau lebih elemen array di awal.

<?php
$queue = array("orange", "banana");
array_unshift($queue, "apple", "raspberry");
print_r($queue); 

/* Hasilnya: Array ( [0] => apple [1] => raspberry [2] => orange [3] => banana ) */
?> 

count

Keyword ini berfungsi untuk menghitung jumlah elemen suatu array.

<?php
$array = array("halo","apa","kabar");
echo count($array); 

/* Hasilnya: 3 */
?> 

each

Keyword ini berfungsi untuk menghasilkan key dan nilai elemen saat ini dari suatu array, defaultnya adalah elemen yang pertaman/key=0, untuk memindahkannya gunakan fungsi nextend, prev .

<?php
$foo = array("bob", "fred", "jussi", "jouni", "egon", "marliese");
$bar = each($foo);
print_r($bar);
next($foo);
$bar = each($foo);
print_r($bar);
end($foo);
$bar = each($foo);
print_r($bar); 

/* Hasilnya: Array ( [1] => bob [value] => bob [0] => 0 [key] => 0 ) Array ( [1] => jussi [value] => jussi [0] => 2 [key] => 2 ) Array ( [1] => marliese [value] => marliese [0] => 5 [key] => 5 ) */
?> 

in_array

Keyword ini berfungsi untuk cek apakah suatu nilai ada atau tidak di elemen-elemen suatu array, sifatnya adalah case sensitive (huruf besar dan kecil sesuatu berbeda).

<?php
$os = array("Mac", "NT", "Irix", "Linux");
if (in_array("Irix", $os)){
echo "Got Irix";
}
if (in_array("mac", $os)){
echo "Got mac";
} 

/* Hasilnya: Got irix */
?> 

sort

Keyword ini berfungsi untuk menyusun/mengurutkan array.

<?php
$fruits = array("lemon", "orange", "banana", "apple");
sort($fruits);
foreach ($fruits as $key => $val){
echo "fruits[" . $key . "] = " . $val . "<br>";
} 

/* Hasilnya: 
fruits[0] = apple
fruits[1] = banana
fruits[2] = lemon
fruits[3] = orange
*/
?> 

rsort

Keyword ini berfungsi untuk menyusun array terbalik.

<?php
$fruits = array("lemon", "orange", "banana", "apple");
rsort($fruits);
foreach ($fruits as $key => $val){
echo "$key = $val<br>";
} 

/* Hasilnya: 
0 = orange
1 = lemon
2 = banana
3 = apple
*/
?> 

shuffle

Keyword ini berfungsi untuk mengacak array.

<?php
$numbers = array(100,102,103,104,105,106);
shuffle($numbers);
foreach ($numbers as $number){
echo "$number ";
} 

/* Hasilnya: 104 102 106 100 105 103 */
?> 

Demikian pembahasan tentang Tutorial Lengkap Cara Menggunakan Array pada Bahasa Pemrograman PHP, jika ingin mengetahui function array lainnya Anda bisa kunjungi link berikut ini LINK. Semoga tulisan ini bisa memberikan manfaat untuk Anda yang membaca. Sampai jumpa di tulisan berikutnya. Terima Kasih

Apakah artikel ini membantu Anda?

klik bintang untuk memberikan nilai

Total nilai 5/5 dari 5 suara

Tidak ada suara sejauh ini! Jadilah yang pertama memberi nilai pada tulisan ini.



Hai kak, 1x klik iklan pada blog ini merupakan bentuk donasi Anda untuk penulis blog ini. 😉